TUNGGANGRI Program Jumat Bersih, diadakan pada hari Jumat, 11 Februari 2022 yang bertempat di Desa Tunggangri. Program ini merupakan salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang diselengarakan pada pekan ke-dua dan diikuti oleh 35 mahasiswa. Rangkaian program Jumat Bersih dibagi menjadi dua, yaitu membersihkan dan menata ulang PAUD Mutiara Hati yang bertempat di Balai Desa Tunggangri, serta membersihkan sekaligus melakukan penanaman tanaman di tempat yang rencananya akan digunakan sebagai Eduwisata Kuliner oleh masyarakat Desa Tunggangri. Kegiatan Jumat Bersih di mulai pada pukul 08.00 WIB. Sebanyak 35 mahasiswa dibagi menjadi dua tempat yang berbeda, ada yang membersihkan PAUD dan ada yang bertugas membersihkan dan menanam tanaman di Eduwisata Kuliner.

Foto : Proses penutupan atap balai desa yang mengalami kebocoran (Dokumentasi pribadi)

 

Kegiatan membersihkan PAUD Mutiara Hati diawali dengan mengeluarkan beberapa barang yang sekiranya dapat dibersihkan di luar ruangan. Pada pagi itu, dalam ruangan PAUD Mutiara Hati yang sekaligus berfungsi sebagai perpustakaan itu terdapat air yang menggenang yang dimungkinkan merupakan air hujan karena malam harinya Desa Tunggangri diguyur hujan lebat. Sehingga karpet yang digunakan sebagai alas pun basah. Kemungkinan air tersebut masuk dengan merembes melalui atap Balaidesa. Untuk mengatasi hal tersebut, tiga mahasiswa laki-laki bertugas naik ke atap Balai Desa untuk menutup atap yang menjadi sumber kebocoran.  Sedangkan sebagian mahasiswa lain bertugas mengeluarkan air dan mengepel ruangan, serta membantu membersihkan barang-barang dan menata buku-buku di rak. Sebelumnya, mahasiswa KKN melakukan penggalangan atau open donasi buku yang masih layak baca untuk usia anak-anak yang mana buku tersebut didonasikan ke perpustakaan di Desa Tunggangri yang bertempat di Balai Desa Tunggangri. Sebanyak 73 buku berhasil didonasikan, termasuk buku dari masyarakat umum dan dari masing-masing mahasiswa.

Foto : Penyerahan buku untuk didonasikan ke perpustakaan Srikandi (Dokumentasi Pribadi)

Foto : Penanaman tanaman di tempat Eduwisata Kuliner Desa Tunggangri (Dokumentasi Pribadi)

Tempat yang rencananya digunakan sebagai Eduwisata Kuliner bertempat di sebelah selatan Balai Desa Tunggangri, tepatnya di sekitar area sawah dan sungai. Tempat tersebut sudah berbentuk bilik-bilik kios yang siap ditempati oleh penjual, serta telah dilengkapi lampu-lampu dan kamar mandi. Sebagian mahasiswa KKN membersihkan tempat ini dengan membawa berbagai peralatan kebersihan. Ada yang mencabut rumput, serta melakukan penanaman tiga jenis tanaman di taman kecil yang sudah tersedia di sana. Penanaman tanaman ini merupakan inisiatif dari mahasiswa KKN dan mendapat apresiasi dari Ibu Kepala Desa, Ibu Sri Lailatin. Terkait peresmian tempat tersebut sebagai Eduwisata Kuliner, Ibu Kepala Desa menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa kendala yang belum memungkinkan untuk dilakukan peresmian, salah satunya yaitu masih terdapat kurangnya antusias warga sekitar untuk menempati kios yang telah disediakan. Beliau juga menyampaikan bahwa “Masih terdapat beberapa kendala, namun diusahakan bulan Februari tahun 2022 ini akan dilakukan peresmian tempat Eduwisata Kuliner”. Peresmian tempat ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Menurut beliau, “Tujuannya tidak lain adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tunggangri” imbuhnya.

Bagaimana reaksi anda mengenai artikel ini ?